Selamat Datang di Website Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Karanganyar | Anggun Dalam Moral Unggul Dalam Intelektual | Religiusitas, Intelektualitas, dan Humanitas Sejarah IMM dan IMM Karanganyar

Sejarah IMM dan IMM Karanganyar

  1. PERIODE AWAL PIMPINAN CABANG DAN KOMISARIAT 


Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah Organisasi Gerakan Mahasiswa Islam, sekaligus Organisasi Otonom Muhammadiyah yang bergerak di bidang keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan. IMM didirikan di Yogyakarta, tanggal 14 Maret 1964 M / 29 Syawal 1384 H. Adapun tujuan IMM adalah mengusahakan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah. 


IMM sebagai organisasi otonom dijadikan tempat penempaan dan pendidikan kader–kader intelektual Persyarikatan Muhammadiyah. Ketika Universitas Muhammadiyah Surakarta mendirikan D III FKIP di Kabupaten Karanganyar, berdiri pula Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Karanganyar pada tahun 1989 yang dipimpin oleh Immawan Taufik Rachman. Immawan Taufik menjabat sebagai ketua PC IMM Karanganyar tahun 1989-1990 kemudian digantikan oleh Immawan Ngadimin hingga tahun 1994. Musyawarah Cabang tahun 1994 menghasilkan keputusan bahwa Immawan Bahrain Ahmadi sebagai ketua umum. Peristiwa ini diikuti dengan penutupan D III FKIP UMS dan pendirian Politeknik Muhammadiyah Karanganyar (PMK). Pada saat itu berdiri pula Komisariat Ahmad Dahlan Politeknik Muhammadiyah Karanganyar.


Komisariat Ahmad Dahlan mengalami pergantian pengurus sebanyak empat kali. Periode pertama komisariat dinahkodai oleh Immawan Darman, periode kedua terpilih Immawan Edi Sariat sebagai ketua umum, periode ketiga dibawah kepemimpinan Immawan Sarilan M. Ali selama 2 tahun, dan periode keempat dipimpin oleh Immawan Saudik. Pada tahun 2002, PMK tutup karena tidak mendapatkan mahasiswa sehingga PC IMM Kabupaten Karanganyar dan PK IMM Ahmad Dahlan juga tutup. 


  1. PERIODE PASANG SURUT IMM KARANGANYAR 


Pasca ditutupnya D III FKIP UMS di Karanganyar dan berganti menjadi Politeknik Muhammadiyah Karanganyar berimbas juga terhadap keberadaan PC IMM Kabupaten Karanganyar, dimana terjadi jeda kepengurusan pasca hasil Muscab (Musyawarah Cabang) IMM 1994 dikarenakan Pimpinan Komisariat IMM Ahmad Dahlan sebagai satu-satunya komisariat di PC IMM Karanganyar terjadi pula stagnan karena perubahan institusi. 


Pada tanggal 28-29 Maret 1998 bertempat di kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar Jl. Kapten Mulyadi diadakan kegiatan Pelantikan Pimpinan Cabang IMM Kabupaten Karanganyar periode 1998-2000, Upgrading dan Musyawarah Kerja PC IMM Karanganyar. Kegiatan ini sebagai era “kebangkitan kembali” PC IMM Karanganyar yang ketika itu Komisariat IMM Ahmad Dahlan sudah eksis lebih dahulu.


Pembentukan kembali PC IMM Karanganyar periode 1998-2000 menempatkan susunan pimpinan cabang dengan Ketua Umum Immawan Sutarmo dan Immawan Jumadi sebagai Sekretaris Umum yang dilantik DPD IMM Jawa Tengah pada tanggal 28 Maret 1998 diwakili oleh Immawan Suparno. Sekretaris Umum dan Immawan Nyak Arief Fadhillah Syah sebagai Wakil Ketua DPD IMM Jawa Tengah.


Meskipun era ini sebagai era baru kebangkitan kembali PC IMM kepemimpinan periode ini cukup menorehkan gerakan yang sangat berarti, karena pada saat itu merupakan era kebangkitan gerakan pemuda dan mahasiswa dengan tuntutan reformasi kepada rezim Orde Baru. IMM banyak terlibat dalam gerakan-gerakan mahasiswa di Karanganyar dan Solo Raya utamanya di UMS untuk selalu hadir ketika tokoh reformasi Amien Rais hadir. 

 

  1. Audiensi dengan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, mengangkat masalah-masalah krusial di Kabupaten Karanganyar antara lain :

  1. Ekonomi, angkatan kerja setelah lulus SLTA/ Kuliah dan juga dampak pasca PHK tahun 1998, dampak kenaikan harga BBM.

  2. Agama, permasalahan tempat ibadah dengan perbandingan data jumlah umat.

  3. Masalah sosial masyarakat terkait lokalisasi PSK yang resmi maupun terselubung, dampak limbah PT. Acidatama, pengamen anak-anak, jembatan penyeberangan di depan Pasar Palur yang tidak efektif dipindah ke depan ASMI.

  4. Masalah hukum terkait penodaan agama di Matesih (Nabi Palsu).


  1. Audiensi dengan Bupati Karanganyar dan jajaran pada tanggal 2 Juni 1998 bertempat di Rumah Dinas Bupati dengan tema yang diangkat mengawal dan menindaklanjuti Reformasi 1998 di Kabupaten Karanganyar, ketika itu PC IMM mengirimkan delegasi sejumlah 15 orang.


  1. Dialog dengan Pemerintah Daerah Karanganyar tanggal 09 Desember 1999 terkait tindak lanjut permasalahan prostitusi di Kabupaten Karanganyar yang berlanjut dikeluarkannya Putusan Bupati Karanganyar tentang larangan praktik prostitusi. PC IMM dilibatkan dalam tim bersama AMM sebagai perwakilan dari generasi muda hingga proses pemasangan papan informasi larangan prostitusi di sejumlah delapan titik lokasi se-Kabupaten Karanganyar.


  1. Tabligh Akbar dengan menghadirkan Muhammad Ainun Nadjib yang lebih dikenal Cak Nun beserta grup Kyai Kanjeng di Alun-alun Kabupaten Karanganyar pada tahun 1999. 


Periodisasi kepemimpinan PC IMM Karanganyar selanjutnya tahun 2000-2002 dengan pimpinan baru Immawan Muhammad Shidiq sebagai Ketua Umum dan Immawan Ketut Pringgo Saputro sebagai Sekretaris Umum.


Periode ini vakum kembali pada tahun 2002 tanpa melaksanakan Muscab, karena ditutupnya Politeknik Muhammadiyah Karanganyar (Poltek) yang tidak mendapatkan mahasiswa sesuai target. Sehingga pasokan kader PC IMM yang sebagian besar disuplai dari PK Ahmad Dahlan juga terhenti, sedangkan kader-kader dari perguruan tinggi di luar Amal Usaha Muhammadiyah kesulitan menyiapkan juniornya untuk aktif di IMM. 


Banyak usaha yang di lakukan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jawa Tengah supaya PC IMM Kabupaten Karanganyar aktif kembali.


Jum’at 14 Oktober 2011 adalah momen penting bagi PC IMM Kabupaten Karanganyar resmi dilantik oleh DPD IMM Jawa Tengah dengan jumlah anggota 13 orang dengan Ketua Umum Immawan Mukti Ali Febriyanto. Ini merupakan awal PC IMM Karanganyar aktif kembali meskipun belum juga memiliki Pimpinan Komisariat baik di PTM maupun perguruan-perguruan tinggi di Kabupaten Karanganyar.


Periode awal pendirian PC IMM setelah lama vakum ini juga bukan hal yang mudah dikarenakan kepemimpinan sempat tidak solid, bahkan puncaknya tinggal ketua umum saja personalia yang aktif. Hal ini menyebabkan roda organisasi tidak bisa berjalan termasuk Muscab per periodisasi juga tidak bisa dilaksanakan dalam rentang waktu empat tahun. Pada bulan Desember 2015 dilaksanakan Muscab secara sederhana untuk melakukan regenerasi kepemimpinan di tubuh PC IMM Karanganyar dengan harapan roda organisasi berjalan lancar. Pada Muscab itu terpilih Immawan Paksi Hidayatullah sebagai nakhoda baru PC IMM Karanganyar. 


Usaha-usaha yang dilakukan PC IMM Karanganyar dalam mewujudkan tujuan IMM antara lain:

  1. Membina anggotanya menjadi kader persyarikatan Muhammadiyah, kader umat dan kader bangsa yang senantiasa setia terhadap keyakinan dan cita-citanya.


  1. Membina anggotanya untuk selalu tertib dalam ibadah, tekun dalam studi, dan mengamalkan ilmu pengetahuan untuk melaksanakan ketakwaan dan pengabdian kepada Allah SWT.


  1. Mempergiat, mengefektifkan, dan mengoptimalkan dakwah Amar ma’ruf nahi munkar kepada masyarakat khususnya mahasiswa.


  1. Segala usaha yang tidak menyalahi asas dan gerakan (dan tujuan organisasi) dengan mengindahkan segala hukum yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 


Tahun 2017, keputusan Muscab IMM mengamanahkan Immawan M. Rasyid Ridho sebagai Nakhoda PC IMM Karanganyar berikutnya. Era kepemimpinan ini memiliki visi “ Terwujudnya PC IMM Karanganyar sebagai Cendekiawan Berpribadi dalam Gerakan Intelektual, Sosial, Religius untuk Karanganyar Maju dan Sejahtera”. Cita-cita luhurnya menelurkan beberapa program unggulan diantaranya:


  1. Dibentuknya Rumah Literasi sebagai bentuk pengembangan kesadaran budaya ilmu, baca tulis dan diskusi.


  1. Program filantropi yaitu Bhakti Sosial Idhul Adha yang diadakan setiap tahunnya.


  1. Audiensi dengan KPU Karanganyar sehingga mampu mediasporakan kader menjadi Panwaslu, Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemilihan Suara sebagai bentuk pengawalan jalannya PILKADA Karanganyar tahun 2018 dan PEMILU tahun 2019.


  1. Dibentuknya Rumah Inspirasi guna menimba ilmu kepada sesepuh Muhammadiyah Karanganyar.


  1. Bersama Majelis Pendidikan Kader membentuk Rumah Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) sebagai wadah berkumpul dan berbagi informasi serta kajian keilmuan bersama di Joglo Ketua PDM Karanganyar 


Tahun 2019 bertepatan bulan Januari, dilaksanakan Muscab yang menghasilkan IMMawan Putut Widiatmoko sebagai pimpinan PC IMM Karanganyar periode 2019/2020. IMMawan Putut membawa visi “Terwujudnya PC IMM Karanganyar yg berkarakter Religius, humanis, dan intelektual yang kuat berdasarkan nilai-nilai Islam untuk Karanganyar yang mencerahkan”. Visi tersebut menurunkan beberapa program unggulan, antara lain:


  1. Diskusi internal PC IMM Karanganyar yang diadakan setiap minggu untuk mengasah public speaking.


  1. Program filantropi yaitu Bhakti Sosial Idhul Adha yang diadakan setiap tahunnya.


  1. Audiensi dengan DPRD Kabupaten Karanganyar, membahas isu mengenai RUU KPK, RKUHP.


  1. Audiensi dengan Kapolres Karanganyar mengenai kematian salah satu kader terbaik IMM pada saat memperjuangkan aspirasi rakyat.


  1. Audiensi dengan Bawaslu mengenai keadaan demokrasi Indonesia dan menawarkan program kerjasama antara Bawaslu Karanganyar dengan IMM Karanganyar.


  1. Dibentuknya tim pemantau Pemilu 2019 sebagai bentuk pengawalan Pemilu Serentak 2019.


Kepemimpinan PC IMM Kabupaten Karanganyar setelah Muscab tahun 2015 perlahan mulai berbenah secara organisasi, kepemimpinan, administrasi. Kegiatan-kegiatan pengkaderan, kepemimpinan dan sosial kemasyarakatan mulai dilaksanakan kembali dengan bimbingan Alumni IMM dan para Pimpinan Daerah Muhammadiyah Karanganyar. Selain itu juga mulai menjalin komunikasi dan koordinasi dengan PC IMM Solo Raya dan DPD IMM Jawa Tengah. Dikarenakan belum adanya kembali PTM di Kabupaten Karanganyar personalia PC IMM Karanganyar terdiri dari mahasiswa-mahasiswa dari perguruan tinggi negeri/ swasta di Solo Raya dan Karanganyar.


Sejak mulai aktif kembali kepemimpinan PC IMM Kabupaten Karanganyar setelah vakum dalam waktu yang cukup lama telah mengalami beberapa kali pergantian pimpinan, adapun pimpinan harian dari masing-masing periode adalah sebagai berikut : 


Periode Tahun 2011-2015 

Ketua Umum : Mukti Ali Febryanto 

Sekretaris Umum : - 

Bendahara Umum : - 


Periode Tahun 2016-2017 

Ketua Umum : Paksi Hidayatullah 

Sekretaris Umum : Khomsah Ruhana Thayibah 

Bendahara Umum : Nur Amalia Sholikah 


Periode Tahun 2017-2019 

Ketua Umum : M. Rasyid Ridho 

Sekretaris Umum : Wiwin Eko Saputro 

Bendahara Umum : Titik Apriyani 


Periode Tahun 2019 – 2020 

Ketua Umum : Putut Widiatmoko 

Sekretaris Umum : Melani Krismonita 


Periode Tahun 2019 – Sekarang 

Ketua Umum : Melani Krismonita

Sekretaris Umum : Zainurrahmah Aniskurlillah

Bendahara Umum : Titik Apriyani

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Everyone could have their very own preferences in terms of|in relation to} the forms of games that they take pleasure in half in}. Some of essentially the most respected developers embody Microgaming and NetEnt. The greatest online slots in the Philippines and the main websites to play these bet365 우회 slots have been talked about at nice size through the course of this guide. You can get started by yourself slots half in} journey instantly by signing up for an account right now. A lot of people nowadays take pleasure in half in} slots on their mobile phones.

    BalasHapus
Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)